Skip to main content

Tak selamanya

Tak selamanya di miliki

Memang harus seperti itu apa boleh buat?  menyadari, mungkin Aku bukanlah pilihan yang tepat buat Dia. Aku mengerti. Aku tak ingin mengeluh dengan semua ini. 

Itulah kenyataan dari cinta bahwa tak selamanya untuk dimiliki Aku belum begitu yakin dengan semua ini Aku sangat menyayangi Dia. Tapi, kenapa bisa seperti ini.

Halo.....
Iya....ada apa? Yang Saya omong kemarin belum puas!
Bukan begitu,Kamu lagi apa?
Tut...tut...tut...
Halo...halo...hmmmm 

Kenapa Boy? Ko mukamu kaya kesal begitu, terus bicaramu juga buat saya takut Boy. Tidak! jawab Boy.  Hari ini kamu kemana? Tanya Andy sambil mengucak celananya yang terkena debu. Disini musim kemarunya sedang berlangsung sejak dua bulan yang lalu.

Tidak Andy, Aku tidak kemana-mana. Badanku terasa kurang enak Andy...ya sudah kalau begitu kamu istrahat saja.

Sambil menikmati segelas kopi, tiba-tiba handphoneku getar.

Selamat pagi...maaf tadi itu Aku lagi sibuk. Ada teman yang sakit. 
Ow,maaf ya Aku mengganggu Kamu tadi. 
Hmmm,,,tidak apa-apa oh iya hari ini Kamu ada keluar tidak? Ucapnya dengan lembut. 
Eee kaya nya tidak.
Oh...sudah dulu ya.

Itulah terakhir kalinya Dia menghubungiku, selama dua bulan terakhir Dia tak pernah hubungi Aku lagi. 

Sambil nongkrong di teras kontrakan, Aku melihat Serli dan Yuyun lewat. 

Ser...Ser...tunggu.kenapa Boy? 
Dina ada dimana sekarang, Dia di kos atau pulang?
Selama ini, Dia sibuk katanya. Dan jarang kelihatan di kos. 
Ha? Ungkap Boy, bingung. Oh iya sampaikan pesanku buat Dia, kenapa nomornya tidak pernah aktif selama ini. Kalau Dia sudah ganti nomor bilang Dia, sms ke Aku nomor baru nya. Hati-hati. jangan lupa ya. sampaikan ke Dina pesan Ku tadi

Malam kian larut, pikiran jadi kacau dan bingung pun berseliweran, mendiami kepalaku. Kenapa Aku jadi bingung? Apakah Serli lupa menyampaikan pesanku pada Dina? Atau Serli sengaja tidak memberitahukan itu padanya, Kalau Aku, ada pesan buat Dia. Ah...itu tidak mungkin.

Ya,,,mungkin Dia lupa dengan kesibukannya, yang Serli ceritakan ke Aku tadi.
Ketika pulang dari kampus, Aku singgah di sebuah cafe. Tempat ini, biasa kami nongkrong dengan teman-teman, kalau lagi jeda kulia atau saat pulang.

Sambil menunggu minuman yang telah Ku pesan Aku coba-coba menelfon Dia, tiba-tiba Andy datang, dan menepuk bahuku. 
Kamu dari tadi ya? Tanya Andy dengan semangat. 
Baru saja aku sampai disini.
Oh... iya brow tadi malam ketika Aku pulang dari tempat kaka Ku, Aku melihat Dina dengan seorang cowok.

Hmmm...Saya tidak percaya mana ada. Ucap Boy. 
Tadi malam Aku sampai kontrakan, Kamu sudah tidur sebenarnya Saya mau beritahu itu ke Kamu tadi malam Boy.

Sambil menceritakan itu, Andy menoleh ke pintu masuk cafe dan melihat Dina dengan seorang cowok masuk ke dalam cafe. Boy sementara otak-atik hp nya menelfon Dina. 

Boy apa kataku! Benarkan? 
Benar apanya, ini Aku lagi telfon, nomornya tidak aktif,,,Andy.
Coba kamu lihat kesana... 

Kesana mana Andy, itu.. Benarkan? Ini cowo yang aku lihat tadi malam Boy.
Jadi selama ini Dia tidak aktif nomornya, dan jarang di kos,  Dia pergi dengan laki itu! Ungkapku dalam hati, dengan penuh kesal, sambil melirik kemesraan mereka dengan penuh kesedihan yang mengapiti hati dan pikiran Ku.

baca juga:cerita humor singa vs harimau

Aku tak harap Dia melirik ataupun menyapa. Yang Aku dambakan hanyalah, sebuah kesadaran akan arti cinta dan perasaan dalam diriku. Ternyata Dia sudah punya yang lain. Itulah cinta yang tak dapat aku miliki selamanya.

Comments

CERITA POPULER

waktu adalah Uang(cerita humor)

Waktu adalah uang Disuatu kampung, memiliki tradisi yang sangat pekat. Yang mana, setiap penutupan tahun kampung tersebut mengadakan berbagai kegiatan, salah satunya evaluasi penghasilan petani untuk seluruh mayarakyat kampung itu. 

Pada kesempatan itu, pembawa acara memberikan kesempatan kepada kepala suku untuk menyampaikan pidato didepan masyarakat yang hadir. Emsi : Baiklah Bapa/Ibu sekalian, pada kesempatan ini, kita akan mendengarkan pidato singkat dari kepala suku. Waktu dan kesempatan saya berikan. 

Semua masyarakat menyambut kepala suku dengan tepuk tangan yang meriah. Kepala suku : Baik terimakasih atas kesempatan yang di berikan, Bapa/Ibu yang saya banggakan patutlah kita bersyukur kepada Tuhan yang Maha Essa karena penghasilan kita tahun ini sangat-sangat minim, mari kita tepuk tangan. Semua Masyarakat bersorak sorai dan bertepuk tangan, dan bahkan diantara mereka ada yang geleng-geleng kepala mendengar kata-kata yang sampaikan oleh pemimpin mereka. Masyarakat : waaaa...kepala su…

Sms No sex dan Sara adalah penipuan(cerita penting)

Sms No sex dan Sara adalah penipuanAwalnya saya sempat bingung dengan sms tersebut, dan saya sempat bertanya dalam hati. Darimana Dia mendapatkan nomor saya? Ketika itu saya mengabaikannya. Esok harinya sms ini pun muncul lagi.
Begitu juga dengan hari-hari selanjutnya, anehnya sms ini muncul dengan Nomor yang berbeda. 

Saya coba telfon nomor pengirimnya tapi "tidak bisa dihubungi" Kemudian di nomor yang minta untuk dihubungi juga, dengan nomor yang berbeda-beda. Setiap kali mengirim sms ke saya. 

Hari pertama, kedua dan selama satu minggu, sms ini dikirim ke Saya hampir setiap hari.
Dengan jam yang berbeda.
Pada minggu kedua sms ini pun, kembali masuk di nomor Saya, lalu Saya telfon menggunakan kartu tri Saya, di nomor yang tertera dalam sms tersebut 08091xxxxxx  satu menit telfon,  pulsa 10000 ribu habis. 
Saya kesal dan sempat marah, mau bilang apa? Ini kan salah sendiri. Tak terhenti disitu, besok dan besoknya lagi sms ini terus bermunculan masuk di nomor Saya. Dan waktu itu …

Tukang bengkel yang baik (cerita singkat)

Aneh tapi lucu (cerita humor)

Tiga bersaudara Sebelum tiga bersaudara ini berpisah untuk merantau, mereka berjanji untuk menghabiskan tiga gelas kopi dalam sehari. sebagai tanda persaudaraan mereka. Salah satu sudara di antara mereka yang sudah lebih dulu berada di perantauan. Pergi ke warung yang sama setiap harinya di warung itu, pemuda ini selalu membelikan sasetan kopi yang sama dan dengan jumlah yang sama.  Suatu hari pemilik warung bertanya kepada pemuda tersebut. Mas Saya melihat kamu selama ini, selalu membeli kopi yang sama dan dengan jumlah yang sama?.
Lalu pemuda itu menjawab,....begini pak, kami ini tiga bersaudara satunya di pulau kayu, satunya lagi di pulai daun dan saya disini. Sebelum kami berangkat ke tempat kami masing-masing, kami punya perjanjian Pak. Yaitu, menghabiskan tiga gelas kopi dalam sehari untuk mengenang persaudaraan kami. Ow,,,,,,begitu, kata si pemilik warung.
Seminggu setelah itu, pemuda ini tidak pernah datang ke warung lagi, dan jarang terlihat di kompleks tempat Ia tinggal dan berk…

arti kata coconut(cerita humor)

Arti kata coconut
Coconut kata yang tak terlepas dari ingatan Boy, tak tahu darimana Dia mendengar kata ini.
Namun sayangnya, dia sendiri sama sekali tidak mengetahui arti kata”coconut” Kata ini pun menjadi santapan dalam pikirannya setiap saat Boy ingin tahu tapi dia sendiri kewalahan kepada siapa dia “caritahu untuk mengetahui arti kata ini?”
Suatu kesempatan dia lewat di depan rumah sahabatnya dan dia melihat temannya yang sedang duduk santai didepan teras rumahnya.
Permisi kawan sambil melayangkan senyum manisnya pada renal...
Eh...boy...mari duduk sini kawan. Sambut Renal dengan semangat. Sambil menikmati susana sore yang dingin dan sejuk. Boy bersisik pada Renal. Kawan bisakah saya bertanya? Iya bisa kawan. Kawan mau tanya apa, Lanjut Renal.
Boy cerita: jadi begini kawan, selama ini kata itu selalu ada dalam pikiran saya. Saya berusaha untuk lupa tapi gagal kawan. Renal : hahahahaha kata apa kawan. Boy : coconut kawan, tolong kawan, jelaskan ke saya apa artinya. Renal menunduk kepalanya denga…

Cinta tak pernah berakhir(cerita singkat)

Jeritan Alam ( Puisi )

Jeritan Alam Dia menjerit jeritannya tak bersuara
Dia menangis dalam tangisan tak bersuara
Dia menangis dengan air mata tak terlihat
Dia mengeluh dalam diam. Diam tak bersuara
Dia sunyi
Dia senyap
Burungpun hinggap di dahan kerontang yang lusuh, bukan dimakan usia.
Mereka ingin kembali terlihat, hanyalah hamparan yang menghampa Dalam gelisah pun mereka beranjak.
Dia menangis
Dia menangis
Ketika melihat si merah melalap, biru udara pun menyambung Dengan selimut hitam yang kian  pekat mengangkasa.

Tersisa hanyalah bercak hitam terhampar dan mengapung di tanah yang kering Sebentar lagi Dia ketepi dan lenyap. Lenyap dari pandangan
Baca juga:puisi rindu mengalungkan asa dan juga puisi aku didalam kamu
Penulis, Admin blog Kota tua, 20 april 2017

Tulisan si Boy(cerita singkat)

Tulisan Si Boy Tidak seperti biasanya, pagi itu, Andy mendahului kami semua. Tumben, pagi itu Dia berangkat pagi-pagi ke sekolah. Semenjak satu minggu yang lalu, kami menyelesaikan ujian tengah semester. Beberapa mata pelajaran hasilnya telah kami terima.
Bring...bring...bring, bunyi lonceng sebagai tanda bahwa sebentar lagi pelajaran di mulai. Dengan formal seperti biasa. Andy ayo masuk kelas ajakku dengan senyum.
Ndy...tumben kamu datang pagi-pagi hari ini, ada apa ya. Apakah aku tak bermimpi melihatmu pagi ini?
Hmmm...memangnya kenapa Jov,,,ko kamu bilang seperti itu! Aku kan rajin Jov, Kamu tahukan itu? Iya Ndy! Tapi tumben pagi ini, Kamu datang pagi-pagi dan bahkan mendahului kami semua.
Ayolah kita masuk kelas nanti baru kita bicarakan itu tegasnya dengan wajah yang sedikit murung. Beberapa menit dalam kelas, Dia melemparkan secarit kertas ke bahuku. Jov nilai ujianmu kemarin berapa?
Hmmm,,,Ips aku dapat nilai 8,5, Ndy. Kamu lihat punya saya tidak? Tidak Ndy, jawab Jov. Sebenarnya Dia …