Skip to main content

Di kemudian hari (cerita singkat)

Dikemudian hari

Foto koleksi pribadi

 

Pak Boy mengajar di sebuah sekolah dasar di daerah tempat Ia lahir dan di besarkan, selama sepuluh Tahun mengajar, Pak Boy sering menemukan siswa yang agak membandel.

Bukan hanya sekali ataupun dua kali, tetapi ini sudah menjadi santapan yang sering Ia temukan selama mengabdi menjadi guru. Mendidik dari yang tidak tahu menjadi tahu, yang kurang baik jadi baik dan yang baik menjadi lebih baik, itulah motto hidup yang Ia tanamkan.

Pak Boy di nilai guru yang sangat baik dan dikenal sebagai guru yang amat sabar dan pandai. Di lingkungan sekitar juga di sekolah.

Keutamaan yang menjadi kebanggannya kelak ialah "melihat Anak didiknya, menari dalam kebahagiaan karena kesuksesan mereka sendiri". Itu yang aku dambakan, itu yang aku inginkan dari kalian. ucapnya sambil menempatkan kapur putih pada sebuah papan hitam yang tua,yang bergantung di depan kelas.

Suatu waktu, dipagi itu. Ia melihat Andy datang terlambat, coba bayangkan jam mata pelajaran pertama telah selesai, baru Andy datang.

Pada kesempatan ini Pak Boy hanya memberikan teguran dengan penuh kesabaran, dan juga memberikan  pesan kepada Andy "Nakbesok datang tepat waktu ya" jangan datang terlambat lagi. teman-temanmu sudah pada selesai mengikuti jam pelajaran pertama. Kamu baru muncul "jangan ulangi lagi ya Nak" lagi-lagi Ia memberikan pesan itu pada Andy.

Tidak sampai disini, Andy pun selalu mengulang hal yang sama yaitu datang terlambat terus.
Kali ini, Ia menunggu Andy datang. karena banyaknya laporan dan keluhan dari  Guru-guru lain tentang Andy.

Di dekat pintu gerbang sekolah Ia melihat Andy jalan santai, tanpa beban apapun sementara jam pelajaran telah di mulai kurang lebih 20 menit yang lalu.
Pagi Nak, ucapnya dengan lembut
Iya...papapapagi juga Pak. Jawab Andy 

Karena kamu telah mengulangi keslahan yang sama, hari ini Bapak memberimu pelajaran. Andy menggaruk-garuk kepalanya dengan wajah dan telinganya memerah.

Kamu menjawab dua ratus pertanyaan dari Bapak, dalam waktu lima belas menit.   kalau kamu tidak menjawab semuanya dalam waktu yang Bapak tentukan Kamu Saya suru lari keliling halaman sekolah sebanyak seratus kali.

Iya...Pak jawab Andy

Pak Boy pun memulai, sampai di pertanyaan yang ke lima puluh Andy hanya bisa menjawab lima pertanyaan. Begitupun selanjutnya, dari semua pertanyaan, Andy hanya menjawab dua pulu pertanyaan.
Dengan wajah yang lusuh dan muka yang merah Andy berkata, "Pak Saya berjanji Pak saya berjanji tidak datang terlambat lagi".

Saya mohon Pak jangan menyuruh Saya lari Pak
Tidak bisa Nak kamu sudah kelewatan..jawab Pak Boy
Kamu lari sekarang seratus kali.
Andy pun mengikuti Perintah Gurunya itu. Dia lari sambil hitung. Dalam hati Ia berkata, Ya semoga cepat selesai biar Saya istirahat dan masuk dalam kelas. mukanya mulai pucat dan larinya sudah mulai melambat.

Melihat itu, Pak Boy memanggilnya dan mempersilahkan Ia duduk, sambil bertanya "Nak apa yang kau pikir ketika Kau lari hingga sampai cape dengan badan lemah seperti ini?"
Andy jawab dengan suara yang lemah Aku ingin semuanya cepat selesai biar aku bisa istirahat menikmati udara segar dan masuk kelas Pak.

Lalu Pak Boy memberinya minuman yang di selipkan dengan sepotong kertas dan bertuliskan"Jika Kamu menginginkan hal ini tidak terulang, datanglah tepat waktu dan gunakan itu dengan baik, suatu saat kamu akan menikmatinya"Andy masuk kelas sambil membaca tulisan dikertas yang di berikan Pak Boy.

Tamat

Comments

CERITA POPULER

waktu adalah Uang(cerita humor)

Waktu adalah uang Disuatu kampung, memiliki tradisi yang sangat pekat. Yang mana, setiap penutupan tahun kampung tersebut mengadakan berbagai kegiatan, salah satunya evaluasi penghasilan petani untuk seluruh mayarakyat kampung itu. 

Pada kesempatan itu, pembawa acara memberikan kesempatan kepada kepala suku untuk menyampaikan pidato didepan masyarakat yang hadir. Emsi : Baiklah Bapa/Ibu sekalian, pada kesempatan ini, kita akan mendengarkan pidato singkat dari kepala suku. Waktu dan kesempatan saya berikan. 

Semua masyarakat menyambut kepala suku dengan tepuk tangan yang meriah. Kepala suku : Baik terimakasih atas kesempatan yang di berikan, Bapa/Ibu yang saya banggakan patutlah kita bersyukur kepada Tuhan yang Maha Essa karena penghasilan kita tahun ini sangat-sangat minim, mari kita tepuk tangan. Semua Masyarakat bersorak sorai dan bertepuk tangan, dan bahkan diantara mereka ada yang geleng-geleng kepala mendengar kata-kata yang sampaikan oleh pemimpin mereka. Masyarakat : waaaa...kepala su…

Sms No sex dan Sara adalah penipuan(cerita penting)

Sms No sex dan Sara adalah penipuanAwalnya saya sempat bingung dengan sms tersebut, dan saya sempat bertanya dalam hati. Darimana Dia mendapatkan nomor saya? Ketika itu saya mengabaikannya. Esok harinya sms ini pun muncul lagi.
Begitu juga dengan hari-hari selanjutnya, anehnya sms ini muncul dengan Nomor yang berbeda. 

Saya coba telfon nomor pengirimnya tapi "tidak bisa dihubungi" Kemudian di nomor yang minta untuk dihubungi juga, dengan nomor yang berbeda-beda. Setiap kali mengirim sms ke saya. 

Hari pertama, kedua dan selama satu minggu, sms ini dikirim ke Saya hampir setiap hari.
Dengan jam yang berbeda.
Pada minggu kedua sms ini pun, kembali masuk di nomor Saya, lalu Saya telfon menggunakan kartu tri Saya, di nomor yang tertera dalam sms tersebut 08091xxxxxx  satu menit telfon,  pulsa 10000 ribu habis. 
Saya kesal dan sempat marah, mau bilang apa? Ini kan salah sendiri. Tak terhenti disitu, besok dan besoknya lagi sms ini terus bermunculan masuk di nomor Saya. Dan waktu itu …

Tukang bengkel yang baik (cerita singkat)

Aneh tapi lucu (cerita humor)

Tiga bersaudara Sebelum tiga bersaudara ini berpisah untuk merantau, mereka berjanji untuk menghabiskan tiga gelas kopi dalam sehari. sebagai tanda persaudaraan mereka. Salah satu sudara di antara mereka yang sudah lebih dulu berada di perantauan. Pergi ke warung yang sama setiap harinya di warung itu, pemuda ini selalu membelikan sasetan kopi yang sama dan dengan jumlah yang sama.  Suatu hari pemilik warung bertanya kepada pemuda tersebut. Mas Saya melihat kamu selama ini, selalu membeli kopi yang sama dan dengan jumlah yang sama?.
Lalu pemuda itu menjawab,....begini pak, kami ini tiga bersaudara satunya di pulau kayu, satunya lagi di pulai daun dan saya disini. Sebelum kami berangkat ke tempat kami masing-masing, kami punya perjanjian Pak. Yaitu, menghabiskan tiga gelas kopi dalam sehari untuk mengenang persaudaraan kami. Ow,,,,,,begitu, kata si pemilik warung.
Seminggu setelah itu, pemuda ini tidak pernah datang ke warung lagi, dan jarang terlihat di kompleks tempat Ia tinggal dan berk…

arti kata coconut(cerita humor)

Arti kata coconut
Coconut kata yang tak terlepas dari ingatan Boy, tak tahu darimana Dia mendengar kata ini.
Namun sayangnya, dia sendiri sama sekali tidak mengetahui arti kata”coconut” Kata ini pun menjadi santapan dalam pikirannya setiap saat Boy ingin tahu tapi dia sendiri kewalahan kepada siapa dia “caritahu untuk mengetahui arti kata ini?”
Suatu kesempatan dia lewat di depan rumah sahabatnya dan dia melihat temannya yang sedang duduk santai didepan teras rumahnya.
Permisi kawan sambil melayangkan senyum manisnya pada renal...
Eh...boy...mari duduk sini kawan. Sambut Renal dengan semangat. Sambil menikmati susana sore yang dingin dan sejuk. Boy bersisik pada Renal. Kawan bisakah saya bertanya? Iya bisa kawan. Kawan mau tanya apa, Lanjut Renal.
Boy cerita: jadi begini kawan, selama ini kata itu selalu ada dalam pikiran saya. Saya berusaha untuk lupa tapi gagal kawan. Renal : hahahahaha kata apa kawan. Boy : coconut kawan, tolong kawan, jelaskan ke saya apa artinya. Renal menunduk kepalanya denga…

Cinta tak pernah berakhir(cerita singkat)

Terimakasih(cerita singkat)

Terimakasih Tuhan Neri begitu Ia di sapa dalam keluarga, kerabat dan oleh teman-temannya di sekolah. Dia hidup dalam keluarga kecil, penuh dengan keterbatasan dan kekurangan. Hidupnya sederhana, Dia memahami betul latar belakang keluarga dan pekerjaan kedua Orang Tuanya. 
Ayah dan Ibunya hanya buruh ladang dengan penghasilan yang tidak tetap dalam setiap bulannya. Begitu pula dengan Dua Adiknya yang belum sekolah, mereka paham dengan keadaan keluarga dan pekerjaan dari kedua Orang Tua mereka.
Bagi mereka makan nasi setiap malam adalah santapan yang sangat istimewa.
Selain kesederhanaan yang dimilikinya, Neri juga Anak yang pandai melihat keadaan dan situasi Orang Tuanya, Dia rajin menabung dari hasil jualan pisang goreng tetangganya. Dia melakukan ini setiap hari, sehabis mengikuti pelajaran di sekolah.
Dengan kedua Adiknya, jika mereka tidak mengikuti Ibu dan Ayah ketempat mereka bekerja. Terkadang teman-temannya di sekolah sering mengejek ketika Dia mengenakan pakian yang kusut, robek d…

Nasi senjata(cerita humor)

Warung dengan menu asingDisuatu waktu yang telah lewat, Saya mampir di sebuah tempat makan, saya langsung membaca Papan menu yang tertempel di dinding.
"Menu makanan"
1. Lele terbang
2. Ayam Geprek
3. Lontong balap
4. Tahu pocong
5. Tahu Iblis
6. Bakso Rudal
7. Bakso Bom
8. Bakso granat
9. Bakso peluru
Dari menu makanannya saya jadi penasaran, dan bertanya dalam hati.
Kok makanan ini saya belum kenal ya?..
Tiba pelayan cewek disitu datang dengan wajahnya yang cantik, dan penuh ramah dan Dia menanyakan ku, Mas mau pesan apa?..
Dalam keadaan masih bingung memilih menu, Saya langsung Menjawab: Mba Saya pesan paket makanan Senjata ya,
Jangan lupa granat, rudal, sama bomnya.
Mba... Iya...Mas bagaimana? Saya kwatir nhe Mba... Kwathir apanya mas.... Jangan-jangan kalau saya berak nanti yang keluar Tank..... hahahahahahahahahahahaha
Baca juga : Singa vs harimau
Alamat facebookIni adalah cerita sahabat yang tinggal pada tempat yang berbeda, di daerah perantauan mereka
sore itu temanya telfon.
Se…

Liburan(cerita singkat)

Liburan mendatangkan kehampaan Dua jam yang lalu Ia pergi, tasnya tergantung pada kedua bahunya, satu tas kecil Ia pegang. Sebelum Ia pergi, kemarinya Ia banyak memberi pesan padaku. malamnya Ia tidur dengan susana hati yang tidak tenang. Sesekali Ia memanggilku untuk mendekatinya dan katanya, ada yang Dia mau bicarakan padaku.
Aku mendekatinya sambil menikmati segelas kopi, dengan taburan asap yang keluar dari mulutku. Aku dengar Ia bicara. Nada lembut, suara lembut, begitulah Ia menyampaikan segala yang ada dipikirannya untukku.
Terkadang Aku merasa heran,kenapa Dia tidak tidur, melihat dirinya juga seperti Ia kurang tenang dan nyaman.
Sesekali Aku merespon apa yang Ia bicarakan padaku. Sudah lima tahun kami menjalani pacaran, semenjak tahun pertama saya berada di kota ini. Selama lima tahun yang telah kami lewati, banyak rentetan cerita dan kisah yang membuat kami menangis, sedih juga bahagia.
Dia banyak mengingatkanku segala sesuatu, termasuk sifat dan caraku merespon Dia. Aku pun sama…