Skip to main content

Singa dengan Harimau(cerita humor)

Singa dengan Harimau

Di hutan yang sangat lebat, hidup berbagai jenis binatang. Tak terkecuali binatang-binatang buas. Di hutan ini  ada seekor harimau yang mengaku bahwa Dialah hewan yang paling jago dan menjadi penguasa di hutan itu. 

Semua hewan-hewan di hutan itu, mengaku akan hebatnya si harimau ini. Bukan saja jago dan keberanian nya namun Dia juga dikenal oleh binatang lain, sebagai seekor binatang yang amat pintar.
Mendengar informasi dan bisikan dari binatang-binatang lain, seekor singa menjadi penasaran akan harimau tersebut.

Seperti apa ya hebatnya, harimau itu? Ungkap singa, sambil berjalan-jalan mencari mangsanya.
Karena penasaran dengan sang harimau yang hebat itu, Singa pun mencari informasi dengan binatang-binatang lain.  

 Suatu kesempatan, Dia bertemu dengan seekor kera kecil yang ada di hutan itu.

Hai kera sedang apakah kau disini sendirian?kera pun berusaha untuk lari, dengan memegang tali, seukuran tangannya yang bergantung dari pohon besar didekatnya.
Jangan takut! Aku tidak akan memangsamu. Tapi, dengan satu syarat.
Iya...iya...iya...syaratnya apa?jawab kera dengan gemetar ketakutan.
Dapatkah kau ceritakan padaku tentang kehebatan seekor Harimau yang mengaku diri nya sebagai penguasa dan pintar di hutan ini?
Iya Dia hebat berkelahi dan Dia juga pintarjawab kera.
Ow...terus dimana biasanya dia koar dan mengkampanye kan itu?
Setiap hari Dia datang dan mengajar kami disiniDia biasanya mencari inspirasi di ujung barat hutan ini, katanya.
Ow...baik terimakasih

Keesokan hari nya, Singa berjalan menuju arah barat hutan itu. Dan keinginan untuk bertemu sang Harimau pun terjawab ketika Ia melihatnya sedang jemur diatas sebuah batu besar di pinggir sungai.
Hay harimau hebat dan pintar salam bertemu. Ucap singa itu menyapa Harimau

Mendengar ucapan ini, harimau ini kaget dan melihat ke arah singa.

Ada apa harimau hebat apakah kamu kaget keberadaanku disini?
Tidak juga tempat ini kan milik kita semuajawab harimau
Kalau kamu memang hebat dan pintar, dapatkah kau menjawab pertanyaanku?
Iya silakan tanya?muda-mudahan saya dapat menjawabnya.
Hahahaha ko bisa begitu ya, katanya kamu hebat dan pintar dan penguasa
Ya sudah silakan tanya jangan banyak bicara

Menurut kamu dari manakah kayu, batu dan air yang ada di hutan ini?

Harimau diam sesaat dan berpikir

Ow...itu Saya tidak tahu, terus menurut kamu darimana? Ucap Harimau, sambil menggaruk-garuk batu.

Justru karena Saya tidak ada menurut makanya saya tanya ini ke kamu. Jawab singa.
Hmmm terus sepengetahuan kamu darimana asalnya? Lanjut Harimau
Lho justru karena Saya tidak punya pengetahuan makanya Saya tanya ke Kamu. Jawab singa. 

Katanya hebat!  katanya pintar. Dan Kamu pun pandai mengajar binatang lain.  Tahu-tahu nya pertanyaan sepele itu saja,  tidak bisa di jawab.

Hahahahahahaha Singa itu pun tertawa, sambil jalan,  dan Dia menceritakan semua ini kepada seluruh binatang yang ada di hutan itu. 

Merasa namanya di cemarkan oleh Singa, Harimau pun melaporkan masalah ini kepada pemimpin besar di hutan itu.  Yaitu seekor harimau juga. Beberapa jam setelah laporan itu, Dia menyuruh para penjaganya menankap Singa untuk di adili. Singa mendapatkan informasi penangkapannya dari teman kecilnya yaitu si kera. 
 
Singa  pun di giring menuju tempat tinggal pemimpin tertinggi dihutan, ribuan binatang ikut sambil berteriak usir Dia dari hutan inisebagian binatang juga ikut teriak adilkan dia sesuai hukum kita. Sesampainya disana, Dia dihadapkan di depan pemimpin. 
 
Pemimpin: harimau ceritakan apa yang kamu laporkan tadi
Harimau: Baik yang mulia, Harimau pun menceritakan masalah didepan hewan-hewan yang menyaksikan ini dan didepan pemimpin.
Pemimpin: Sesuai aturan, siapa yang membuat kesalahan maka dia di hukum dan tidak diijinkan untuk tinggal dihutan ini lagi. 

Kedua: Siapa yang bermasalah, dan apa bila Dia bisa membela diri dengan bahasa-bahasa modern maka Dia akan dibebaskan dan tetap tinggal disini.

Mendengar kata-kata yang ucapkan pemimpin, Singa berpikir, dan tampak bersedih. Sementara Ia tunduk, teman setianya si Kera datang menghampirinya. Sambil berbisik.

Temanku yang baik, kamu mengaku saja kesalahan kamu
Iya tapi Saya tidak tahu bahasa modern itu, yang bagaimana? apakah kamu tahu.” jawab singa sambil melirik penjaganya.
Kamu bilang begini saja, I know you crazy and you stupid” ungkap kera dengan bangga.
Terus bahasa ini artinya apa?” tanya singa lagi
Saya tidak tahu pokoknya kamu omong saja nanti ada penerjemahnya

Pemimpin: Hei singa kenapa kamu menghina-hina si Harimau yang pintar dan hebat ini? Nah kalau memang kamu hebat apakah bisa kamu membela dirimu sesuai aturan tadi.
Singa: iya yang muliaI know you crazy and you stupid.
Pemimpin: Ah...itu bahasa apa?pemimpin kaget dengan ucapan singa.
Singa hanya diam sambil tunduk. 

Lalu pemimpin ini mempersilahkan kepada bawahannya untuk terjemahkan yang di ungkapkan singa ini. Beberapa saat kemudian sang penerjemah pun datang, dengan pengawal peribadinya yaitu seekor gurilah yang besar.

Pemimpin: Selamat datang Tuan penerjemah
Penerjemah: Iya terimakasih yang mulia
Pemimpin: Baik kita langsung saja ke inti permasalahan
Penerjemah: Baik yang mulia.

Pemimpin: Singa sekarang, penerjemah kepercayaan kami telah datang. Ayo kamu sebutkan ulang apa yang kamu sampaikan tadi
Singa: Baik yang mulia, dengan ketakutan dan kekhawatiran singa pun menyebutnya I know you crazy and you stupid. sementara teman akrabnya si kera duduk diam dan diam.

Lalu pemimpin menyuruh penerjemahnya.

Penerjemah: Ow...I know you crazy and yuo stupid itu artinya: saya menyesal dan saya minta maaf.

Pemimpin: Kamu hebat Singa, kamu pintar, kamu bebas dan kamu pantas jadi guru untuk teman-temanmu.



Comments

CERITA POPULER

waktu adalah Uang(cerita humor)

Waktu adalah uang Disuatu kampung, memiliki tradisi yang sangat pekat. Yang mana, setiap penutupan tahun kampung tersebut mengadakan berbagai kegiatan, salah satunya evaluasi penghasilan petani untuk seluruh mayarakyat kampung itu. 

Pada kesempatan itu, pembawa acara memberikan kesempatan kepada kepala suku untuk menyampaikan pidato didepan masyarakat yang hadir. Emsi : Baiklah Bapa/Ibu sekalian, pada kesempatan ini, kita akan mendengarkan pidato singkat dari kepala suku. Waktu dan kesempatan saya berikan. 

Semua masyarakat menyambut kepala suku dengan tepuk tangan yang meriah. Kepala suku : Baik terimakasih atas kesempatan yang di berikan, Bapa/Ibu yang saya banggakan patutlah kita bersyukur kepada Tuhan yang Maha Essa karena penghasilan kita tahun ini sangat-sangat minim, mari kita tepuk tangan. Semua Masyarakat bersorak sorai dan bertepuk tangan, dan bahkan diantara mereka ada yang geleng-geleng kepala mendengar kata-kata yang sampaikan oleh pemimpin mereka. Masyarakat : waaaa...kepala su…

Sms No sex dan Sara adalah penipuan(cerita penting)

Sms No sex dan Sara adalah penipuanAwalnya saya sempat bingung dengan sms tersebut, dan saya sempat bertanya dalam hati. Darimana Dia mendapatkan nomor saya? Ketika itu saya mengabaikannya. Esok harinya sms ini pun muncul lagi.
Begitu juga dengan hari-hari selanjutnya, anehnya sms ini muncul dengan Nomor yang berbeda. 

Saya coba telfon nomor pengirimnya tapi "tidak bisa dihubungi" Kemudian di nomor yang minta untuk dihubungi juga, dengan nomor yang berbeda-beda. Setiap kali mengirim sms ke saya. 

Hari pertama, kedua dan selama satu minggu, sms ini dikirim ke Saya hampir setiap hari.
Dengan jam yang berbeda.
Pada minggu kedua sms ini pun, kembali masuk di nomor Saya, lalu Saya telfon menggunakan kartu tri Saya, di nomor yang tertera dalam sms tersebut 08091xxxxxx  satu menit telfon,  pulsa 10000 ribu habis. 
Saya kesal dan sempat marah, mau bilang apa? Ini kan salah sendiri. Tak terhenti disitu, besok dan besoknya lagi sms ini terus bermunculan masuk di nomor Saya. Dan waktu itu …

Tukang bengkel yang baik (cerita singkat)

Aneh tapi lucu (cerita humor)

Tiga bersaudara Sebelum tiga bersaudara ini berpisah untuk merantau, mereka berjanji untuk menghabiskan tiga gelas kopi dalam sehari. sebagai tanda persaudaraan mereka. Salah satu sudara di antara mereka yang sudah lebih dulu berada di perantauan. Pergi ke warung yang sama setiap harinya di warung itu, pemuda ini selalu membelikan sasetan kopi yang sama dan dengan jumlah yang sama.  Suatu hari pemilik warung bertanya kepada pemuda tersebut. Mas Saya melihat kamu selama ini, selalu membeli kopi yang sama dan dengan jumlah yang sama?.
Lalu pemuda itu menjawab,....begini pak, kami ini tiga bersaudara satunya di pulau kayu, satunya lagi di pulai daun dan saya disini. Sebelum kami berangkat ke tempat kami masing-masing, kami punya perjanjian Pak. Yaitu, menghabiskan tiga gelas kopi dalam sehari untuk mengenang persaudaraan kami. Ow,,,,,,begitu, kata si pemilik warung.
Seminggu setelah itu, pemuda ini tidak pernah datang ke warung lagi, dan jarang terlihat di kompleks tempat Ia tinggal dan berk…

arti kata coconut(cerita humor)

Arti kata coconut
Coconut kata yang tak terlepas dari ingatan Boy, tak tahu darimana Dia mendengar kata ini.
Namun sayangnya, dia sendiri sama sekali tidak mengetahui arti kata”coconut” Kata ini pun menjadi santapan dalam pikirannya setiap saat Boy ingin tahu tapi dia sendiri kewalahan kepada siapa dia “caritahu untuk mengetahui arti kata ini?”
Suatu kesempatan dia lewat di depan rumah sahabatnya dan dia melihat temannya yang sedang duduk santai didepan teras rumahnya.
Permisi kawan sambil melayangkan senyum manisnya pada renal...
Eh...boy...mari duduk sini kawan. Sambut Renal dengan semangat. Sambil menikmati susana sore yang dingin dan sejuk. Boy bersisik pada Renal. Kawan bisakah saya bertanya? Iya bisa kawan. Kawan mau tanya apa, Lanjut Renal.
Boy cerita: jadi begini kawan, selama ini kata itu selalu ada dalam pikiran saya. Saya berusaha untuk lupa tapi gagal kawan. Renal : hahahahaha kata apa kawan. Boy : coconut kawan, tolong kawan, jelaskan ke saya apa artinya. Renal menunduk kepalanya denga…

Cinta tak pernah berakhir(cerita singkat)

Jeritan Alam ( Puisi )

Jeritan Alam Dia menjerit jeritannya tak bersuara
Dia menangis dalam tangisan tak bersuara
Dia menangis dengan air mata tak terlihat
Dia mengeluh dalam diam. Diam tak bersuara
Dia sunyi
Dia senyap
Burungpun hinggap di dahan kerontang yang lusuh, bukan dimakan usia.
Mereka ingin kembali terlihat, hanyalah hamparan yang menghampa Dalam gelisah pun mereka beranjak.
Dia menangis
Dia menangis
Ketika melihat si merah melalap, biru udara pun menyambung Dengan selimut hitam yang kian  pekat mengangkasa.

Tersisa hanyalah bercak hitam terhampar dan mengapung di tanah yang kering Sebentar lagi Dia ketepi dan lenyap. Lenyap dari pandangan
Baca juga:puisi rindu mengalungkan asa dan juga puisi aku didalam kamu
Penulis, Admin blog Kota tua, 20 april 2017

Tulisan si Boy(cerita singkat)

Tulisan Si Boy Tidak seperti biasanya, pagi itu, Andy mendahului kami semua. Tumben, pagi itu Dia berangkat pagi-pagi ke sekolah. Semenjak satu minggu yang lalu, kami menyelesaikan ujian tengah semester. Beberapa mata pelajaran hasilnya telah kami terima.
Bring...bring...bring, bunyi lonceng sebagai tanda bahwa sebentar lagi pelajaran di mulai. Dengan formal seperti biasa. Andy ayo masuk kelas ajakku dengan senyum.
Ndy...tumben kamu datang pagi-pagi hari ini, ada apa ya. Apakah aku tak bermimpi melihatmu pagi ini?
Hmmm...memangnya kenapa Jov,,,ko kamu bilang seperti itu! Aku kan rajin Jov, Kamu tahukan itu? Iya Ndy! Tapi tumben pagi ini, Kamu datang pagi-pagi dan bahkan mendahului kami semua.
Ayolah kita masuk kelas nanti baru kita bicarakan itu tegasnya dengan wajah yang sedikit murung. Beberapa menit dalam kelas, Dia melemparkan secarit kertas ke bahuku. Jov nilai ujianmu kemarin berapa?
Hmmm,,,Ips aku dapat nilai 8,5, Ndy. Kamu lihat punya saya tidak? Tidak Ndy, jawab Jov. Sebenarnya Dia …