Skip to main content

Sepasang kekasih(cerita humor)


  Sepasang kekasih



Menikmati sore bersama wafatnya senja, merupakan hal yang sangat menarik bagi semua orang. Tak terkecuali bagi kedua pasangan yang lagi bergebu dalam perasaan cinta. Di sore hari sehabis kerja, mereka berdua menghabiskan waktu  di sebuah tambak yang tak jauh dari tempat mereka  tinggal, Hingga kemerlap malam menjemput bumi.  Mereka berkenalan tiga bulan yang lalu, dan mereka juga beda tempat kerja. 

Di akhir pekan setiap minggunya, mereka selalu bersama menghabiskan liburan untuk jalan-jalan dan rekreasi. Sehabis lelahnya tenaga dan pikiran di tempat kerja, sepertinya ini menjadi hal yang sangat menyenangkan mereka. Walaupun liburan itu di bilang waktu yang sangat singkat, hari sabtu dan minggu.

Teman-teman Boy ditempat Ia bekerja sangat menyetujui hubungannya dengan Bunga. Selain parasnya cantiknya, Bunga juga seorang perempuan yang amat ramah dan tidak pandai memilih teman. Dia suka bergaul sama siapa saja dan juga murah senyum. Ia memiliki sahabat dekat, yang tinggalnya tidak jauh dari tempat Boy.

Kisahnya Boy mengenal Bunga berawal dari sahabat dekatnya Bunga. Terkadang Boy selalu curhat sama sahabat dekatnya Bunga tidak lain, menanyakan tentang Bunga.

Boy adalah seorang cowok yang suka bekerja keras, sopan dan juga dikenal oleh teman kerjanya memiliki banyak humor. Dalam hal persahabatan Boy hampir sama dengan sang kekasihnya tidak memilih. Temanya pun tak heran Boy memiliki banyak teman.

Suatu kesempatan, tepatnya di sore hari Bunga mengirim pesan singkat ke Boy.

"Selamat sore sayang, sebentar kita ketambak ya atau kamu ada sibuk ya sayang"
"Tidak juga sayang, Cuma sebentar temanku bilangnya mau datang kesini"  Boy membalas pesan itu
"Terus bagaimana sayang, aku sendiri saja dirumah ini sayang, teman-temanku pada keluar katanya mereka pulangnya malam sayang"
"Oke sayang, begini saja ya sayang kalau temanku tidak jadi datang kita pergi. Ya memang tadi dia mengirim pesan ke saya, bilangnya belum pasti dia datang", lanjut Boy
"Oke sayang...sebentar sms ya sayang"
"Oke sayang..."

Dua jam kemudian temannya Boy telfon memberitahu, kalau dia tidak jadi datang. Setelah mereka ngobrol Boy mengirim pesan singkat ke sayangnya Bunga untuk pergi ke tambak.
Setelah siap dan berpakian rapih Boy menjemput Bunga.
Dalam perjalanan, mereka bercerita dan Boy tanya

"Sayang teman-temanmu pulang jam berapa?"
"Sebentar malam sayang..."
"Oh...jam berapa?"
"Jam 22:00 katanya"
"Hmmmm...okre the"

Sampai ditambak mereka duduk dan memesan minum dengan orang yang berjualan di situ.

Sejam yang berlalu mereka bercerita sambil menatap orang yang melempar kail kedalam tambak. Dan Bunga pun banyak menceritakan tentang perasaannya dengan Boy. Boy kelihatan meringis, di ikuti kulit dahi yang mengkerut dan semakin tidak tenang. 
Ketika Bunga mau bicara lagi, dengan ekspresi wajah yang sedih. Boy mengucapkan
 
"Sayang saya minta maaf sayang, sebetulnya sudah dari tadi aku merasa tidak nyaman sayang. Akupun tak tega meninggalkan kamu sendirian disini"

 Boy belum habis bicara, Bunga langsung menjawabnya


"Lho...kamu kenapa? Kamu tega...kamu jahat...kalau memang kamu tidak merasa nyaman sama saya bicara dong dari tadi biar kita tidak kesini, kamu jahat Boy...kamu jahat. Ucap Bunga dengan raut wajah yang sedih dan marah"

"Bukan begitu sayang...ucap Boy...sudah dari tadi saya tahan kencing sayang...
Jangan salah paham sayang selesaikan omongku dulu baru komentar..."
"Ow..." lanjut Bunga.
Tamat



Comments

CERITA POPULER

waktu adalah Uang(cerita humor)

Waktu adalah uang Disuatu kampung, memiliki tradisi yang sangat pekat. Yang mana, setiap penutupan tahun kampung tersebut mengadakan berbagai kegiatan, salah satunya evaluasi penghasilan petani untuk seluruh mayarakyat kampung itu. 

Pada kesempatan itu, pembawa acara memberikan kesempatan kepada kepala suku untuk menyampaikan pidato didepan masyarakat yang hadir. Emsi : Baiklah Bapa/Ibu sekalian, pada kesempatan ini, kita akan mendengarkan pidato singkat dari kepala suku. Waktu dan kesempatan saya berikan. 

Semua masyarakat menyambut kepala suku dengan tepuk tangan yang meriah. Kepala suku : Baik terimakasih atas kesempatan yang di berikan, Bapa/Ibu yang saya banggakan patutlah kita bersyukur kepada Tuhan yang Maha Essa karena penghasilan kita tahun ini sangat-sangat minim, mari kita tepuk tangan. Semua Masyarakat bersorak sorai dan bertepuk tangan, dan bahkan diantara mereka ada yang geleng-geleng kepala mendengar kata-kata yang sampaikan oleh pemimpin mereka. Masyarakat : waaaa...kepala su…

Sms No sex dan Sara adalah penipuan(cerita penting)

Sms No sex dan Sara adalah penipuanAwalnya saya sempat bingung dengan sms tersebut, dan saya sempat bertanya dalam hati. Darimana Dia mendapatkan nomor saya? Ketika itu saya mengabaikannya. Esok harinya sms ini pun muncul lagi.
Begitu juga dengan hari-hari selanjutnya, anehnya sms ini muncul dengan Nomor yang berbeda. 

Saya coba telfon nomor pengirimnya tapi "tidak bisa dihubungi" Kemudian di nomor yang minta untuk dihubungi juga, dengan nomor yang berbeda-beda. Setiap kali mengirim sms ke saya. 

Hari pertama, kedua dan selama satu minggu, sms ini dikirim ke Saya hampir setiap hari.
Dengan jam yang berbeda.
Pada minggu kedua sms ini pun, kembali masuk di nomor Saya, lalu Saya telfon menggunakan kartu tri Saya, di nomor yang tertera dalam sms tersebut 08091xxxxxx  satu menit telfon,  pulsa 10000 ribu habis. 
Saya kesal dan sempat marah, mau bilang apa? Ini kan salah sendiri. Tak terhenti disitu, besok dan besoknya lagi sms ini terus bermunculan masuk di nomor Saya. Dan waktu itu …

Tukang bengkel yang baik (cerita singkat)

Aneh tapi lucu (cerita humor)

Tiga bersaudara Sebelum tiga bersaudara ini berpisah untuk merantau, mereka berjanji untuk menghabiskan tiga gelas kopi dalam sehari. sebagai tanda persaudaraan mereka. Salah satu sudara di antara mereka yang sudah lebih dulu berada di perantauan. Pergi ke warung yang sama setiap harinya di warung itu, pemuda ini selalu membelikan sasetan kopi yang sama dan dengan jumlah yang sama.  Suatu hari pemilik warung bertanya kepada pemuda tersebut. Mas Saya melihat kamu selama ini, selalu membeli kopi yang sama dan dengan jumlah yang sama?.
Lalu pemuda itu menjawab,....begini pak, kami ini tiga bersaudara satunya di pulau kayu, satunya lagi di pulai daun dan saya disini. Sebelum kami berangkat ke tempat kami masing-masing, kami punya perjanjian Pak. Yaitu, menghabiskan tiga gelas kopi dalam sehari untuk mengenang persaudaraan kami. Ow,,,,,,begitu, kata si pemilik warung.
Seminggu setelah itu, pemuda ini tidak pernah datang ke warung lagi, dan jarang terlihat di kompleks tempat Ia tinggal dan berk…

arti kata coconut(cerita humor)

Arti kata coconut
Coconut kata yang tak terlepas dari ingatan Boy, tak tahu darimana Dia mendengar kata ini.
Namun sayangnya, dia sendiri sama sekali tidak mengetahui arti kata”coconut” Kata ini pun menjadi santapan dalam pikirannya setiap saat Boy ingin tahu tapi dia sendiri kewalahan kepada siapa dia “caritahu untuk mengetahui arti kata ini?”
Suatu kesempatan dia lewat di depan rumah sahabatnya dan dia melihat temannya yang sedang duduk santai didepan teras rumahnya.
Permisi kawan sambil melayangkan senyum manisnya pada renal...
Eh...boy...mari duduk sini kawan. Sambut Renal dengan semangat. Sambil menikmati susana sore yang dingin dan sejuk. Boy bersisik pada Renal. Kawan bisakah saya bertanya? Iya bisa kawan. Kawan mau tanya apa, Lanjut Renal.
Boy cerita: jadi begini kawan, selama ini kata itu selalu ada dalam pikiran saya. Saya berusaha untuk lupa tapi gagal kawan. Renal : hahahahaha kata apa kawan. Boy : coconut kawan, tolong kawan, jelaskan ke saya apa artinya. Renal menunduk kepalanya denga…

Cinta tak pernah berakhir(cerita singkat)

Jeritan Alam ( Puisi )

Jeritan Alam Dia menjerit jeritannya tak bersuara
Dia menangis dalam tangisan tak bersuara
Dia menangis dengan air mata tak terlihat
Dia mengeluh dalam diam. Diam tak bersuara
Dia sunyi
Dia senyap
Burungpun hinggap di dahan kerontang yang lusuh, bukan dimakan usia.
Mereka ingin kembali terlihat, hanyalah hamparan yang menghampa Dalam gelisah pun mereka beranjak.
Dia menangis
Dia menangis
Ketika melihat si merah melalap, biru udara pun menyambung Dengan selimut hitam yang kian  pekat mengangkasa.

Tersisa hanyalah bercak hitam terhampar dan mengapung di tanah yang kering Sebentar lagi Dia ketepi dan lenyap. Lenyap dari pandangan
Baca juga:puisi rindu mengalungkan asa dan juga puisi aku didalam kamu
Penulis, Admin blog Kota tua, 20 april 2017

Tulisan si Boy(cerita singkat)

Tulisan Si Boy Tidak seperti biasanya, pagi itu, Andy mendahului kami semua. Tumben, pagi itu Dia berangkat pagi-pagi ke sekolah. Semenjak satu minggu yang lalu, kami menyelesaikan ujian tengah semester. Beberapa mata pelajaran hasilnya telah kami terima.
Bring...bring...bring, bunyi lonceng sebagai tanda bahwa sebentar lagi pelajaran di mulai. Dengan formal seperti biasa. Andy ayo masuk kelas ajakku dengan senyum.
Ndy...tumben kamu datang pagi-pagi hari ini, ada apa ya. Apakah aku tak bermimpi melihatmu pagi ini?
Hmmm...memangnya kenapa Jov,,,ko kamu bilang seperti itu! Aku kan rajin Jov, Kamu tahukan itu? Iya Ndy! Tapi tumben pagi ini, Kamu datang pagi-pagi dan bahkan mendahului kami semua.
Ayolah kita masuk kelas nanti baru kita bicarakan itu tegasnya dengan wajah yang sedikit murung. Beberapa menit dalam kelas, Dia melemparkan secarit kertas ke bahuku. Jov nilai ujianmu kemarin berapa?
Hmmm,,,Ips aku dapat nilai 8,5, Ndy. Kamu lihat punya saya tidak? Tidak Ndy, jawab Jov. Sebenarnya Dia …